Teknik & Bisnis Sepeda Motor (TBSM) di SMKN 53 Jakarta mendidik siswa dalam memahami cara kerja pada teknik sepeda motor. Sepeda motor memiliki beberapa komponen utama, masing-masing komponen dibagi menjadi beberapa kelompok pada mesin sepeda motor seperti pada pembahasan berikut ini. komponen utama dasar motor terdiri dari beberapa komponen dan terdiri atas beberapa bagian, antara lain bagian rangka, serta bagian-bagian lainnya yang digabung menjadi satu agar menjadi sebuah sepeda motor.

1. Sistem Mesin
2. Sistem Kelistrikan
3. Rangka/Chassis

Masing-masing komponen dasar tersebut terbagi lagi menjadi beberapa bagian pengelompokkan kearah penggunaan, perawatan dan pemeliharaan yang lebih khusus yaitu :

Sistem Mesin Terdiri atas :

a. Sistem tenaga mesin sepeda motor sebagai sumber tenaga penggerak untuk berkendaraan, terdiri dari :

1. Mesin/engine
2. Sistem pembuangan
3. Sistem bahan bakar
3. Sistem pendinginan
4. Sistem pelumasan.

b. Sistem transmisi penggerak merupakan rangkaian transmisi dan tenaga mesin ke roda belakang, berupa :

1. Mekanisme kopling
2. Transmisi
3. Mekanisme gear
4. Mekanisme starter

Sistem kelistrikan mekanisme kelistrikan dipakai untuk menghasilkan daya pembakaran untuk proses kerja mesin dan sinyal untuk menunjang keamanan berkendaraan. Jadi semua komponen yang berhubungan langsung dengan energi listrik dikelompokkan menjadi bagian kelistrikan. Bagian kelistrikan terbagi menjadi :

1. Kelompok pengapian
2. Kelompok pengisian
3. Kelompok beban

Rangka/Chassis terdiri dari beberapa komponen untuk menunjang agar sepeda motor dapat berjalan dan berbelok.

Komponennya adalah :

1. Rangka
2. Kelompok kemudi
3. Kelompok kemudi
4. Tangki bahan bakar
5. Kelompok suspensi
6. Tempat duduk
7. Kelompok roda
8. Fender

Aplikasi Ilmu Fisika Dalam Teknik Sepeda Motor maupun Dasar Motor Mempelajari sepeda motor juga memerlukan perhitungan fisika, beberapa besaran ukuran dipakai di bidang ini. Perhitungan fisika diperlukan untuk mengetahui : kapasitas mesin, volume silinder, perbandingan kompresi, kecepatan piston, torsi, tenaga, korelasi antara mesin dan kecepatan motor pada tiap posisi gigi dan daya dorong roda belakang dari sepeda motor, dll.

Kapasitas Mesin seperti pada artikel Pengertian Dasar Proses Kerja Motor 4T dan 2T Kapasitas mesin ditunjukkan oleh volume yang terbentuk pada saat piston bergerak keatas dari TMB (Titik Modar Bawah)/BDC (Bottom Dead Center) ke TMA (Titik Modar Atas)/TDC (Top Dead Center), disebut juga sebagai volume langkah. Volume langkah dihitung dalam satuan cc (cm3/cm cubic).